Skip to main content

Al Batha‘ihi


Dia adalah menteri negeri Mesir daulah Ubaidiyyah, namanya adalah Al Malik Abu Abdillah Al Makmun bin Al Batha‘ihi. Di antara kisahnya adalah bahwa ayahnya seorang pemberi khabar negeri Irak bagi orang-orang Mesir. Dia adalah pengikut paham Ar-Rafidhah. Ayahnya meninggal dan Al Makmun hidup dalam kefakiran. Dia adalah kuli di sebuah pasar di Mesir. Pada suatu kesempatan, dia masuk ke rumah Al Afdhal Amir Al Juyusy bersama kuli-kuli yang lain. Al Afdhal berpendapat bahwa dia adalah pemuda yang menyenangkan dan cepat gerakannya. Al Afdhal bertanya, “Siapa ini?” Pengawalnya menjawab, “Dia adalah anak fulan.” Al Afdhal mempekerjakannya sebagai pembantu bersama yang lain, hingga dia mencapai kemajuan dan peningkatan. Reputasinya menjadi lebih baik di hadapan Raja. Dialah yang menggagalkan usaha Al Amir Billah untuk membunuh Amir Al Juyusy. Dia ditunjuk menggantikannya. Dia adalah sosok yang terhormat, pemberani, pandai mengelola uang, pengucur darah dan tokoh penting. Dia menyuruh saudara Khalifah yang menjadi Amir untuk membunuh seorang Amir. Amir tersebut terbongkar kedoknya dan ditangkap di hadapan Al Makmun. Al Makmun menyalib dan membuangnya pada tahun 519 H.
------------
siyar alam an-nubala
pustakaazzam.com

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.