Skip to main content

Ar-Rasyid Billah


Dia adalah Amirul Mukminin Abu Ja’far Manshur bin Al Mustarsyid Billah Al Fadhl bin Ahmad Al Abbasi.
Dilahirkan pada bulan Ramadhan tahun 502 H. Sebuah pendapat mengatakan bahwa dia dilahirkan dalam keadaan bisu. Kemudian dia bisa bicara karena diobati dengan suatu alat dari emas. 
Dia diangkat menjadi pangeran pada tahun 513 H dan diangkat menjadi Khalifah pada bulan Dzul Qa’dah tahun 529 H.
Dia orang yang berkulit putih, menyenangkan, dan rupawan. Dikatakan bahwa di rumah Khalifah ada seekor rusa menyerangnya di taman. Pengawal menaklukkan rusa tersebut dan memegang kedua tanduknya. Dia mengambil gergaji dan memotong kedua tanduk rusa itu.
Ar-Rasyid adalah orang yang baik prilakunya, selalu membela keadilan, fasih ucapannya, gemar bersastra dan bersyair. Hari-harinya tidak panjang hingga dia pergi ke Mosul, Azerbaijan dan kembali ke Asfahan. Dia tinggal di pintu kota Asfahan bersama Sultan Daud untuk mengepung kota itu. Di sana, dia dibunuh oleh orang-orang atheis. Setelah Ar-Rasyid keluar dari Baghdad, Sultan Mas’ud bin Muhammad bin Malik Syah datang. Dia bertemu dengan beberapa orang. Mereka melengserkan Ar-Rasyid dan membaiat pamanya Al Muqtafi.
Siyar alam an-nubala
pustakaazzam.com

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.