Skip to main content

Shafiyyah (Bibi Rasulullah SAW)


Dia adalah putri Abdul Muththalib dari bani Hasyim. Dia saudara kandung Hamzah, ibu penolong Nabi SAW, Az-Zubair, dan ibunya berasal dari bani Zuhrah. 

Dia menikah dengan Al Harits, saudara Abu Sufyan bin Harabi, tetapi dia meninggal dunia. Kemudian dia dinikahi oleh Al Awwam, saudara Khadijah binti Khuwailid, lalu melahirkan seorang putra bernama Az-Zubair, As-Sa‘ib, dan Abdul Ka’bah. 

Yang benar adalah, tidak ada di antara bibi-bibi Nabi SAW yang masuk Islam kecuali Shafiyyah. Dia pernah disakiti oleh saudaranya, Hamzah, tetapi dia tetap sabar dan tabah. Dia juga termasuk wanita yang pertama kali hijrah. 

Shafiyyah meninggal tahun 20 Hijriyah dan dimakamkan di Baqi’ saat berusia sekitar 70 tahun.

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.