Skip to main content

Ummu Haram


cara-global.blogspot.com: Dia adalah putri Milhan bin Khalid bin Zaid, saudara perempuan Ummu Sulaim, bibi Anas bin Malik, dan istri Ubadah bin Ash-Shamit.

Dia termasuk wanita yang berkedudukan tinggi.
Diriwayatkan dari Anas, dia berkata, “Rasulullah SAW pernah mengunjungi kami saat tidak ada seorang pun kecuali aku, Ibuku dan bibiku, Ummu Haram. Beliau bersabda, ‘Berdirilah, aku ingin shalat bersama kalian’. Beliau pun shalat bersama kami di luar waktu shalat’.”


Diriwayatkan dari Anas, dia berkata, “Ummu Haram binti Milhan menceritakan kepadaku, bahwa suatu hari Rasulullah SAW tidur siang di rumahnya, lalu beliau bangun lantas tertawa. Aku kemudian bertanya, ‘Ya Rasulullah, apa yang membuatmu tertawa?’ Beliau menjawab, ‘Telah diperlihatkan kepadaku segolongan umatku berjalan di permukaan laut seperti raja-raja di atas ranjang!’ Aku berkata lagi, ‘Ya Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar aku termasuk salah satu di antara mereka!’ Beliau lalu bersabda, ‘Engkau termasuk orang-orang yang pertama’. 

Setelah itu dia dinikahi oleh Ubadah bin Ash-Shamit, lalu dia mengajak Ummu Haram ikut berperang dengan naik perahu dan Ubadah mengajaknya. Ketika mereka kembali, dia ditawari seekor baghal. Dia pun menaikinya lalu berusaha mengendalikannya hingga terjatuh yang mengakibatkan lehernya patah, lalu akhirnya meninggal.” 

Menurut aku, ada yang mengatakan bahwa perang itu dikenal dengan perang Cyprus, yang terjadi pada masa Khalifah Utsman. Menurut informasi yang sampai kepadaku, makam Ummu Haram sering dikunjungi oleh orang-orang Eropa. 

sumber: an-nubala

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.