Skip to main content

Abu Jandal


Dia adalah Ibnu Suhail bin Amr Al Amiri Al Qurasyi.
Dia termasuk sahabat pilihan. Ketika masuk Islam dia dipenjara dan diikat oleh ayahnya . 
Pada waktu perjanjian Hudaibiyah, dia melarikan diri dalam keadaan tangan terikat dan ayahnya hadir di hadapan Nabi SAW untuk menulis perjanjian. Dia berkata, “Ini adalah orang yang pertama kali aku meminta kebijaksanaan kepadamu wahai Muhammad, maka serahkan dia kepadaku.” Nabi SAW kemudian menolak untuk memberikan Abu Jandal kepada ayahnya. Namun akhirnya beliau menyerahkannya. Abu Jandal lalu berteriak seraya berkata, ‘Wahai kaum muslim, apakah aku dikembalikan kepada kekafiran?” Setelah itu dia melarikan diri. 
Dia juga mempunyai kisah terkenal yang dijelaskan dalam hadits shahih. Selanjutnya dia melarikan diri, berhijrah, dan berjuang. Dia kemudian pindah untuk memerangi Syam, lalu meninggal sebagai syahid karena terkena bencana di Urdun pada tahun 18 Hijriyah.

ref. siyar alam an-nubala
pustakaazzam.com

Comments

  1. abu jandal nama dia bukan suhail..

    abu jandal bin suhail bin amir...saya tgh mencari nama sebenar beliau..

    abu jandal merujuk kepada ayah kepada jandal (anak lelaki pertama beliau)

    abang beliau bernama abdullah bin suhail..meninggal di yamamah..perang melawan musailamah al kazzab..

    ReplyDelete

Post a Comment

Silakan isikan komentar dengan bahasan yang santun

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.