Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2011

Aisyah Ummul Mukminin

Dia adalah putri seorang imam yang jujur, agung, dan khalifah Rasulullah SAW, Abu Bakar bin Quhafah.  Aisyah hijrah bersama kedua orang tuanya setelah Rasulullah SAW menikahinya dan wafatnya Khadijah binti Khuwailid, sekitar 10 bulan sebelum hijrah. Rasulullah SAW kemudian menggaulinya pertama kali pada bulan Syawal tahun 2 Hijriyah, setelah pulang dari perang Badar, saat dia berusia 9 tahun.  Dia banyak meriwayatkan ilmu yang bermanfaat dan berkah dari Nabi SAW. Hadits yang diriwayatkan Aisyah mencapai 2210 hadits. Aisyah termasuk orang yang dilahirkan pada masa Islam dan lebih muda 8 tahun dari Fatimah. Dia pernah berkata, “Aku belum memahami apa-apa tentang kedua orang tuaku kecuali keduanya memeluk agama Islam.”  Dia sosok wanita cantik, yang dijuluki Humaira`,130 satu-satunya perawan yang dinikahi Nabi SAW, yang sangat dicintai beliau melebihi istri-istri beliau yang lain, bahkan wanita secara keseluruhan.  Sebagian ulama berpendapat bahwa di...

Fatimah binti Rasulullah SAW

Fatimah adalah pemimpin wanita dunia pada zamannya, yaitu pada masa kenabian. Dia adalah wanita pilihan, Ummu Abiha,126 putri Rasulullah SAW, Al Qurasyiyah, Al Hasyimiyah, dan Ummu Al Husain. Dilahirkan beberapa saat sebelum Rasulullah SAW diutus sebagai nabi. Dia dinikahi oleh Ali bin Abu Thalib pada bulan Dzulqa’dah, atau sebelumnya dua tahun setelah perang Badar. Nabi SAW sangat mencintainya dan memuliakannya. Dia memiliki banyak keistimewaan. Dia sosok yang sabar, baik hati, menjaga diri, menerima, dan bersyukur kepada Allah. Nabi SAW pernah marah kepadanya ketika sampai berita bahwa Abu Hasan (Ali bin Abu Thalib) ingin menikahi putri Abu Jahal. Ketika itu beliau bersabda, “Demi Allah, putri Nabiyullah tidak boleh dicampur dengan putri musuh Allah. Sesungguhnya Fatimah merupakan bagian dariku. Sesuatu yang meragukanku berarti meragukannya dan sesuatu yang menyakitiku berarti menyakitinya.” Ali akhirnya tidak jadi meminang putri Abu Jahal karena menjaga kehormatan ...

Dunia Buku

                              

Khadijah Ummul Mukminin

 Dia adalah pemimpin wanita dunia pada masanya. Dia bernama Ummu Al Qasim binti Khuwailid bin Asad Al Qurasyiyah Al Asadiyyah.  Dia ibu dari putra-putri Rasulullah SAW, wanita yang pertama kali beriman kepada beliau dan membenarkannya sebelum orang lain. Dia memiliki jiwa yang teguh dan sempat menemui keponakannya yang bernama Waraqah. Dia memiliki banyak keistimewaan, diantaranya dia adalah sosok wanita yang sempurna, pandai, terpandang, terjaga, mulia, dan ahli surga. Nabi SAW banyak memujinya dan lebih mengutamakan dirinya daripada istri-istri beliau lainnya, bahkan berlebihan memujinya, sampai-sampai Aisyah berkata, “Aku tidak pernah cemburu kepada seorang wanita pun seperti kecemburuanku kepada Khadijah, karena Nabi SAW selalu menyebutnya.” Di antara tanda kemuliaan Khadijah adalah:  Pertama, ketika menikah dengan Nabi SAW, beliau belum menikah dengan wanita lain.  Kedua, dia melahirkan banyak anak dari beliau.  Ketiga, Nabi SAW tidak me...

Kisra

Dia adalah Kaisar Romawi terakhir. Dia bernama asli Yazdajir bin Syahriyar bin Barwiz. Dia dikenal sebagai penganut agama Majusi dan berkebangsaan Persia. Dia kalah dari pasukan Umar hingga akhirnya mereka dapat menguasai Irak dan lari ke Marwa. Setelah itu hari-harinya berubah. Para pemimpin negerinya memberontak dan membunuhnya pada tahun 30 Hijriyah. Ada yang mengatakan bahwa dia dikalahkan oleh pasukan Turki dan para pejabatnya berhasil dibunuh. Dia lantas melarikan diri dan bersembunyi di sebuah rumah, tetapi sang pemilik rumah tersebut mengkhianatinya, maka dia membunuh pemilik rumah tersebut, namun kemudian dia berhasil dibunuh. ----------------------- siyar alam an-nubala pustakaazzam.com

Abu Sufyan

Dia adalah Shakhar bin Harb bin Umayyah bin Abdu Syams.  Dia adalah panglima Quraisy dalam perang Uhud dan Khandaq. Meskipun dia memiliki watak dan pendirian yang keras, namun ketika Allah mengenalkan Islam kepadanya, dia luluh lalu masuk Islam pada saat peristiwa penaklukkan kota Makkah. Akan tetapi nampaknya dia masuk Islam lantaran terpaksa dan merasa terintimidasi. Untungnya, setelah beberapa hari keislamannya menjadi baik.  Dia termasuk tokoh Arab yang terpandang, berwawasan luas, dan berwibawa. Dia pernah ikut dalam perang Hunain. Menantunya, yaitu Rasulullah SAW, memberikan harta rampasan berupa seratus ekor unta dan 40 uqiyah uang dirham untuk membuat dirinya lunak dan tertarik. Setelah itu dia meninggalkan penyembahan Hubal dan tertarik dengan ajaran Islam. Selain itu, Abu Sufyan juga pernah turut dalam perang Tha‘if hingga matanya cedera. Kemudian matanya yang lain cedera pada waktu perang Yarmuk. Pada saat itu keimanannya telah baik, Insya Allah. Dia san...

Al Abbas

Dia adalah paman Rasulullah SAW. Ada yang mengatakan bahwa dia masuk Islam sebelum Hijrah, tetapi dia menyembunyikan keislamannya. Pada waktu perang Badar, dia keluar dengan kaumnya. Kala itu dia ditawan oleh pasukan Islam, tetapi dia mengatakan bahwa dia seorang muslim. Wallahu a’lam. Al Abbas bukan termasuk sahabat yang fasih. Dia pernah menghadap Nabi SAW —sebelum peristiwa penaklukkan kota Makkah— untuk melindungi Abu Sufyan bin Harab.  Dia juga pernah berkunjung ke Syam bersama Umar. Dia dilahirkan 3 tahun sebelum tahun Gajah. Menurut aku, Al Abbas adalah pria yang berpostur tinggi, tampan, berwibawa, suaranya lantang tetapi lembut, dan kharismatik.  Diriwayatkan dari Abu Razin, dia berkata, “Al Abbas pernah ditanya, ‘Siapakah yang lebih tua, kamu atau Nabi?’ Al Abbas menjawab, ‘Beliau yang lebih tua, meskipun aku dilahirkan sebelum beliau’.” Az-Zubair bin Bakkar berkata, “Al Abbas mempunyai baju khusus untuk bani Hasyim yang telanjang, mangkuk khu...

Abu Dzar

Dia adalah Jundub bin Junadah Al Ghifari. Menurut aku, dia termasuk salah satu As-Sabiqun Al Awwalun, dan juga sahabat Muhammad SAW yang terpandang. Ada yang mengatakan bahwa dia orang kelima dari lima orang terkenal dalam Islam. Kemudian dia dikembalikan ke negrinya dan tinggal di sana atas perintah Nabi SAW. Ketika Nabi SAW hijrah, Abu Dzar juga ikut berhijrah, menemani dan berjihad dengan beliau. Dia memberikan fatwa pada masa pemerintahan Abu Bakar, Umar, dan Utsman. Selain itu, dia dikenal mempunyai sifat zuhud, jujur, cendekia, pekerja keras, selalu mengatakan kebenaran, dan tidak takut dicela siapa pun demi menegakkan kalimat Allah. Abu Dzar juga ikut serta dalam penaklukkan Baitul Maqdis bersama Umar. Diriwayatkan dari Abdullah bin Ash-Shamit, dia berkata: Abu Dzar berkata, “Suatu ketika kami pergi bersama kaum kami ke negeri Ghifar. Mereka kemudian melanggar pantangan pada bulan-bulan haram. Aku, saudaraku, Unais, dan Ibuku lalu pergi ke rumah paman. Di sana ...