Dia adalah seorang ulama, ahli hadits, Syaikh Al Islam Abu Al Fath Nashr bin Ibrahim bin Nashr An-Nabulsi Al Maqdisi, seorang ulama hadits, cendekiawan Syam, ulama fikih madzhab Syafi’i dan penulis yang produktif. Dia lahir sebelum tahun 410 H. Dia menulis kitab Al Hujjah ala Tarik Al Mahajjah dan mendalaminya. Dia tinggal di Baitul Maqdis dalam waktu yang lama. Pada tahun-tahun akhir hidupnya dia pindah ke Damaskus. Dia tinggal di sana selama sepuluh tahun dan mengajar murid- muridnya. Al Hafizh Abu Al Qasim bin Asakir berkata, “Al Faqih Nashr tiba di Damaskus pada tahun 480 H dan menetap di sana. Dia mengajarkan madzhab Syafi’i dan meriwayatkan hadits hingga meninggal. Dia adalah seorang fakih, imam, zahid dan pekerja yang rajin yang enggan menerima apapun dari penguasa Damaskus. Dia hidup dari hasil panen yang dibawa dari Nablus. Dia membuat roti di dekat perapian. Nashir An-Najjar –seorang pembantunya- menceritakan kepada kami sesuatu yang menarik tentang kezuhudan,...
Menyelami kehidupan para sahabat, tabi'in, tabi'ut-tabi'in dan juga ulama-ulama pengarang buku-buku Islam popular dunia.