Dia adalah Amirul Mukminin Abu Manshur Al Fadhl bin Al Mustazhhir Billah Ahmad bin Al Muqtadi bi Amrillah Abdullah bin Muhammad bin Al Qa‘im Abdillah bin Al Qadir Al Qurasyi Al Hasyimi Al Abbasi Al Baghdadi. Dia lahir pada tahun 486 H, pada masa pemerintahan kakeknya Al Muqtadi. Dia mendapat julukan pangeran pada saat masih dalam buaian. Dia mempunyai tulisan bagus, karangan yang menarik dan puisi yang indah dengan keagamaan dan pendapat yang cerdas. Dia orang yang murah hati, pemberani, punya jiwa kepemimpinan dan tiada bandingannya. Ibnu An-Najjar berkata, “Dia orang yang murah hati, berwibawa dan berani. Hari-harinya tidak diwarnai dengan pemberontakan. Dia terjun sendiri untuk meredam gejolak. Karena dia terjun langsung, pada suatu hari dia ditawan dan meninggal di tangan para atheis. Dia juga pernah belajar hadits.” Ibnu An-Najjar berkata, “Zainul Umana` mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Muhammad Al Iskafi, imam wazir, berkata, ‘Ketika kami bersama Al ...
Menyelami kehidupan para sahabat, tabi'in, tabi'ut-tabi'in dan juga ulama-ulama pengarang buku-buku Islam popular dunia.