Dia adalah Abdullah bin Qais Al Qurasyi Al Amiri. Ia termasuk salah satu As-Sabiquna Al Muhajirin (sahabat yang pertama kali hijrah). Dia sebenarnya pria buta yang menjadi muadzin Rasulullah SAW selain Bilal, Sa’ad Al Qiradh, dan Abu Mahdzurah di Makkah. Dia juga sempat hijrah beberapa saat setelah perang Badar. Nabi Muhammad SAW sangat memuliakanya dan pernah menjadikannya sebagai khalifah di Madinah pada saat ditinggalkan oleh beliau, lalu dia mengerjakan shalat bersama segenap umat Islam yang tinggal di Madinah. Diriwayatkan dari Abu Ishaq, bahwa dia mendengar Al Bara‘ berkata, “Orang yang pertama kali datang kepada kami adalah Mush’ab bin Umair dan Ibnu Ummi Maktum. Mereka berdua kemudian mengajarkan Al Qur`an kepada orang-orang.” Urwah berkata, “Nabi SAW bersama orang-orang Quraisy, diantaranya Utbah bin Rabi’ah. Tiba-tiba datang Ummi Maktum seraya bertanya tentang sesuatu, tetapi Nabi berpaling darinya, maka turunlah firman Allah, “Dia ...
Menyelami kehidupan para sahabat, tabi'in, tabi'ut-tabi'in dan juga ulama-ulama pengarang buku-buku Islam popular dunia.