Dia adalah Zhahir Ad-Din Abu Syuja’ Muhammad bin Al Husain bin Muhammad, seorang menteri yang adil. Dia dilahirkan di benteng Kankur di daerah Hamadzan pada tahun 437 H. Dia menjabat sebagai wali pada masa Khalifah Al Muqtadi dan menjadi orang kepercayaannya. Ketika Al Muqtadi menjadi Khalifah, Zhahir Ad-Din mendapatkan posisi penting, kekhilafahan menguat, rakyat merasa aman, wilayah Irak menjadi makmur dan banyak lapangan kerja dibuka. Zhahir Ad-Din adalah sosok yang banyak membaca Al Qur‘an, melakukan shalat tahajjud, menulis mushaf dan membela orang yang terzhalimi. Kantornya penuh dengan orang-orang besar dan terhormat. Al Hujjab menyeru, “Di manakah orang-orang yang membutuhkan itu?” Dia berbuat adil terhadap orang yang terzhalimi dan membebaskan mereka dari penjara. Banyak cerita keadilan yang dilakukan Zhahir Ad-Din seperti dia menolong rakyat lemah di hadapan Amir. Pendapat lain mengatakan bahwa pada suatu malam Zhahir Ad-Din memerintahkan untuk menghadirkan kai...
Menyelami kehidupan para sahabat, tabi'in, tabi'ut-tabi'in dan juga ulama-ulama pengarang buku-buku Islam popular dunia.