Skip to main content

Abu Al Ash bin Ar-Rabi’


Dia adalah Ibnu Abdul Uzza Al Qurasyi Al Absyam, menantu Rasulullah SAW, suami dari putri beliau yang bernama Zainab. Dia juga ayah dari Umamah, wanita yang pernah digendong Nabi SAW ketika beliau sedang shalat. Dia masuk Islam lima bulan sebelum perjanjian Hudaibiyah.  
Al Miswar bin Makhramah berkata, “Rasulullah SAW pernah memuji Al Ash karena dia menantu yang baik. Beliau bersabda, ‘Dia berbicara denganku kemudian mempercayaiku, dia berjanji kepadaku lalu menepatinya’. Ketika itu dia berjanji kepada Nabi SAW akan kembali ke Makkah setelah perang Badar. Dia menyerahkan istrinya (Zainab, putri Nabi SAW) kepada beliau dan berpisah dengan Zainab walaupun dia sangat mencintainya. Ibnu Al Ash adalah seorang pedagang dan kepercayaan orang Quraisy, tetapi aku tidak pernah melihatnya meriwayatkan hadits.
Ketika Hijrah, Nabi mengembalikan Zainab kepadanya setelah enam tahun dari pernikahan pertama. Ketka Ibnu Al Ash ditawan dalam perang Badar, Zainab mengirim kalungnya untuk membebaskan suaminya. Nabi lalu bersabda, ’Jika kalian melihat bahwa ini bisa menebusnya, maka lakukanlah.’ Para sahabat pun segera menebusnya.” 
-----------
siyar alam an-nubala
pustakaazzam.com

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.