Mush’ab bin Umair

Dia adalah sosok terpandang, pahlawan Islam, orang yang pertama kali masuk Islam, pejuang perang Badar, serta keturunan bangsawan Quraisy dan Abdar.
Al Barra‘ bin Azib berkata, “Orang yang pertama kali datang kepada kami dari kalangan Muhajirin adalah Mush’ab bin Umair. Lalu kami bertanya kepadanya, ‘Apa yang dilakukan Rasulullah?’ Dia menjawab, ‘Beliau menempatkannya dan menempatkan sahabat-sahabatnya sesudahku’. Setelah itu Amr bin Ummi Maktum, saudara bani Fihr yang buta, datang kepada kami.”
Diriwayatkan dari Khabbab, ia berkata, “Kami pernah melakukan hijrah bersama Rasulullah SAW dan kami ketika itu hanya mengharapkan keridhaan Allah dan pahala. Di antara kami ada yang melakukan perjalanan tersebut tanpa mengambil upahnya terlebih dahulu. Salah satu dari mereka adalah Mush’ab bin Umair, yang terbunuh pada perang Uhud dan tidak meninggalkan apa-apa kecuali jubah yang dari kain wol yang dipakai oleh pria Arab badui. Jika kami menutupi kepalanya maka bagian kakinya terlihat, sedangkan jika kami menutupi bagian kakinya maka bagian kepalanya terlihat. Setelah itu Rasulullah SAW bersabda, ‘Tutupilah kepalanya dan pakaikan daun idzkhar pada kakinya’.51 Ternyata di antara buah idzkhir ada yang matang sehingga beberapa orang dari kami memetiknya.” 
Diriwayatkan dari Sa’ad bin Ibrahim, bahwa dia mendengar ayahnya berkata, “Abdurrahman bin Auf diberi makanan, lalu dia menangis seraya berkata, ‘Hamzah terbunuh dan tidak ditemukan sesuatu yang bisa digunakan untuk mengafaninya kecuali satu pakaian. Mush’ab bin Umair juga terbunuh dan tidak ditemukan sesuatu untuk mengafaninya kecuali satu pakaian’. Ketika Mush’ab terbunuh, Rasulullah SAW memberikan bendera itu kepada Ali bin Abu Thalib dan pembesar-pembesar kaum muslim.”
--------------------

ref. ringkasan siyar alam an-nubala
terb. pustaka azzam

Artikel Terkait Mush’ab bin Umair