Skip to main content

Sa’ad bin Khaitsamah


Dia adalah Ibnu Harits Al Anshari, Al Ausi Al Badri An-Naqib.
Garis keturunannya punah pada tahun 200 Hijriyah.
Rasulullah SAW kemudian mempersaudarakannya dengan Abu Salamah bin Abdul Asad.
Mereka berkata, “Dia termasuk salah seorang dari dua belas pemimpin besar.”
Ketika Nabi SAW mengobarkan semangat juang umat Islam untuk berangkat ke Badar, mereka pun merespon ajakan beliau dengan segera. Khaitsamah kemudian berkata kepada putranya, Sa’ad, “Biarkan aku yang keluar terlebih dahulu ke Badar dan tinggallah dulu bersama istrimu!” Namun putranya menolak seraya berkata, “Seandainya bukan surga yang menjadi pahalanya, tentu aku lebih mengutamakan dirimu.” Tak lama kemudian mereka terlibat dalam pertengkaran hingga akhirnya keduanya keluar bersama-sama. 
Sa’ad lalu meninggal sebagai syahid dalam perang Badar, sedangkan ayahnya, Khaitsamah, meninggal sebagai syahid pada perang Uhud.
----------------------ref. siyar alam an-nubala / pustakaazzam.com

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.