Skip to main content

Al Ala’ bin Al Hadhrami


Dia bernama Al Ala` bin Abdullah bin Imad.
Dia termasuk salah seorang khalifah bani Umayyah dan salah seorang pemimpin kaum Muhajirin.
Rasulullah SAW mengangkatnya menjadi wali di Bahrain. Begitu juga Abu Bakar dan Umar.
Dia wafat pada tahun 21 Hijriyah.
Abu Hurairah berkata, “Aku melihat tiga hal dari Al Ala` yang selalu aku senangi, yaitu menyebrangi lautan dengan kudanya pada waktu perang Darin.70 Dia bergerak menuju Bahrain, lalu berdoa kepada Allah di tanah lapang, hingga mereka diberi air yang berasal dari sumber, lantas mereka meminumnya hingga puas. Ketika sebagian dari mereka ada yang lupa tidak membawa air sebagai bekal, dia lantas kembali mengambilnya, dan ketika sampai di sana, ternyata sumber air itu sudah tidak ada.
Dia wafat pada saat kami tidak memiliki air. Namun dengan izin Allah, tiba-tiba awan mendung muncul, lalu hujan turun. Kami kemudian memandikan jasadnya dan membuatkan liang lahad untuknya dengan pedang kami, lalu menguburnya. Setelah itu kami tidak tahu lagi di mana lokasi penguburannya.”
-----------------
ref. siyar alam an-nubala
pustakaazzam.com

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Abu Qatadah Al Anshari As-Sulami

Dia dikenal sebagai ksatria berkuda Rasulullah SAW, yang turut dalam perang Uhud dan perjanjian Hudaibiyah.  Dia bernama asli Al Harits bin Rib’i, Ali Ash-Shahih. Iyas bin Salamah bin Al Akwa’ meriwayatkan dari ayahnya, dari Nabi SAW, beliau bersabda,  “Pasukan berkuda kami yang terbaik adalah Abu Qatadah, sedangkan pasukan pejalan kaki kami yang terbaik adalah Salamah bin Al Akwa’.”

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.