Skip to main content

Zaid bin Khaththab


Dia adalah Ibnu Nufail, seorang sosok syahid, mujahid, dan ahli takwa, Abu Abdurrahman Al Qurasyi Al Adawi, saudara Amirul Mukminin Umar. Dia lebih muda dari Umar dan masuk Islam sebelumnya. Dia berkulit sawo matang dan berpostur tubuh sangat tinggi.
Dia termasuk pejuang perang Badar dan perang lainnya. Dia dipersaudarakan oleh Nabi SAW dengan Ma’an bin Adi Al Ajlani. 
Umar berkata kepadanya pada waktu perang Badar, “Pakailah baju besiku!’ Dia lalu berkata, “Aku ingin meninggal sebagai syahid, seperti halnya impian dirimu.” Keduanya kemudian tidak mau memakai baju besi tersebut. 
Pada saat perang Yamamah, bendera pasukan Islam dibawanya dan dia terus maju memerangi musuh, hingga akhirnya terbunuh. Setelah itu bendera tersebut jatuh, maka Salim —maula Abu Hudzaifah— mengambilnya. 
Umar merasa sedih dengan kematiannya, dia berkata, “Dia masuk Islam sebelumku dan mati syahid sebelumku.” 
Umar juga sempat berkata, “Setiap kali angin sepoi-sepoi bertiup aku mencium bau wanginya Zaid.”
Dia meninggal sebagai syahid pada tahun 12 Hijriyah.
--------------
siyar alam an-nubala / pustakaazzam.com

Comments

Popular posts from this blog

Abu Hurairah

Dia adalah Abu Hurairah Ad-Dausi Al Yamani. Ada banyak pendapat mengenai nama aslinya, dan yang paling kuat adalah Abdurrahman bin Shakhar.  Gelarnya yang paling dikenal adalah Abu Hurairah (anak kucing). Abu Hurairah pernah berkata, “Aku dijuluki dengan sebutan Abu Hurairah karena ketika aku menemukan seekor anak kucing, aku memasukkannya ke dalam sakuku.” Dia seorang imam yang faqih, mujtahid, Al Hafizh, sahabat Rasulullah SAW, dan sayyidul huffazh yang telah mendapat pengakuan.

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Imam Adz-Dzahabi

cara-global.blogspot.com:  Nama dan Nasabnya             Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah Adz-Dzahabi. Dia berasal dari keluarga Turkuman [1] , yang silsilahnya (bila diruntun) sampai kepada bani Tamim.             Ayahnya berprofesi sebagai pengerajin emas yang mahir dan ahli, hingga terkenal dengan sebutan Adz-Dzahabi (tukang emas). Dia juga menuntut ilmu dan mendengar Shahih Al Bukhari, taat beragama, dan rajin menunaikan shalat malam.