Skip to main content

Shahib Al Gharb

Dia adalah Amirul Muslimin Sulthan Abu Ya’qub Yusuf bin Tasyifin AlLamtuni Al Barbari, Al Mulatstsam, yang juga dikenal sebagai Amir Al Murabithin. Dialah yang membangun Marakusy34 dan menjadikannya sebagai istananya.
Awal munculnya Al Mulatstsamun35 adalah dipelopori oleh Abu Bakar bin Umar AlLamtuni, ia menguasai negeri-negeri dimulai dari Tilmisan sampai ke belahan barat dunia, ia meminta Ibnu Tasyifin agar menjadi wali di sana, selama menjadi pemimpin, Ibnu Tasyifin selalu berlaku adil, pemberani, berkharisma, gagah dan disegani.
Pada tahun 465 H, Marrakusy mempunyai rencana untuk membeli tanah di daerah padang pasir Sudan, hal itu ia lakukan untuk memperbanyak bala tentaranya, maka ia semakin ditakuti oleh kerajaan-kerajaan lain, ia merupakan seorang Barbar tulen, bangsa Eropa memberontak di Andalusia, Ibnu Tasyifin berperang untuk memperjuangkan Islam, musuh-musuh Islam sangat terpesona dengan Andalusia maka mereka menyerang Islam36 dan berhasil merebut Andalusia, kemudian Ibnu Abbad dan pasukannya berhasil merebut kembali Andalusia dari tangan musuh Islam.
Sebuah pendapat mengatakan bahwa Ibnu Tasyifin adalah sosok pengampun dan dekat dengan ulama. Dia berbadan kurus, berkulit hitam, sedikit berjenggot, bersuara jelas, mempunyai jiwa penakluk dan tegas. Dia meminang putri khalifah Irak. Dia berkuasa selama tiga puluh tahunan. Dia dan prajuritnya terbiasa menutup muka. Mereka adalah para pemberani dan sewenang-wenang. Ibnu Tasyifin mendapatkan baju kehormatan dari Al Mustazhhir. Putranya Ali berkuasa setelahnya.
Dia meninggal pada awal tahun 500 H. Dia berusia delapan puluh tahunan dan menguasai banyak kota di Andalusia dan Udwah.37 Andai dia meneruskan penaklukkan, dia dapat menguasai Mesir dan Syam.
------------
siyar alam an-nubala
pustakaazzam.com

Comments

Popular posts from this blog

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Abu Qatadah Al Anshari As-Sulami

Dia dikenal sebagai ksatria berkuda Rasulullah SAW, yang turut dalam perang Uhud dan perjanjian Hudaibiyah.  Dia bernama asli Al Harits bin Rib’i, Ali Ash-Shahih. Iyas bin Salamah bin Al Akwa’ meriwayatkan dari ayahnya, dari Nabi SAW, beliau bersabda,  “Pasukan berkuda kami yang terbaik adalah Abu Qatadah, sedangkan pasukan pejalan kaki kami yang terbaik adalah Salamah bin Al Akwa’.”

Ibnu Tumart

Dia adalah Seorang ahli fikih, ushul, seorang yang zuhud, julukannya adalah Asy-Syaikh Al Imam Abu Abdillah Muhammad bin Abdullah bin tumart Al Barbari Al Mashmudi Al Harghi. Dia muncul di Maroko, mengaku sebagai keturunan Ali dari Hasan, dia adalah Imam Mahdi yang ma’shum dan dia adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdurrahman bin Hud bin Khalid bin Tamam bin Adnan bin Shafwan bin Jabir bin Yahya bin Rabah bin Yasar bin Al Abbas bin Muhammad bin Al Hasan bin Al Imam Ali bin Abu Thalib. Dia pergi dari Sus Al Aqsha menuju timur. Dia menunaikan ibadah haji, belajar fikih dan menguasai beberapa disiplin ilmu. Dia adalah sosok yang gemar menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Dia orang yang besar jiwanya, berani, berwibawa, pejuang kebenaran, bersikeras untuk mendapat kekuasaan, dan menyimpang dalam kepemimpinannya. Dia sosok yang berwibawa, agung, dan disegani. Para pengikutnya mematuhinya. Mereka menguasai banyak kota dan mengalahkan banyak raja. Dia belajar dari Ilkiya Al Harrasi dan Ab...