Skip to main content

Ummu Aiman


Dia adalah wanita Habasyah (Ethopia), budak Nabi SAW yang diwarisinya dari ayahnya, kemudian memerdekakannya pada saat dia menikah dengan Khadijah. Ummu Aiman termasuk orang yang pertama kali hijrah.

Nama asli Ummu Aiman adalah Barkah. Dia menikah dengan Ubaid bin Al Haris Al Khazraji, yang kemudian dikaruniai seorang putra bernama Aiman. Aiman pernah hijrah dan jihad, hingga dia mati syahid dalam perang Hunain. Kemudian Ummu Aiman menikah dengan Zaid bin Al Harits beberapa malam ketika Muhammad diangkat menjadi nabi, lalu dia dikaruniai seorang putra bernama Usamah bin Zaid. 

Diriwayatkan dari Anas, bahwa Ummu Aiman menangis ketika Nabi SAW wafat. Anas lalu bertanya kepadanya, “Mengapa kamu menangis?” Dia menjawab, “Demi Allah, aku tahu beliau akan wafat, tetapi aku menangis karena wahyu dari langit akan terputus untuk kita.”

Diriwayatkan dari Thariq, dia berkata: Ketika Umar dibunuh, Ummu Aiman menangis seraya berkata, “Hari ini Islam melemah.” Ketika Nabi SAW meninggal, dia juga menangis.
Al Waqidi berkata, “Dia meninggal pada masa Khalifah Utsman.”

Comments

Popular posts from this blog

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Abu Qatadah Al Anshari As-Sulami

Dia dikenal sebagai ksatria berkuda Rasulullah SAW, yang turut dalam perang Uhud dan perjanjian Hudaibiyah.  Dia bernama asli Al Harits bin Rib’i, Ali Ash-Shahih. Iyas bin Salamah bin Al Akwa’ meriwayatkan dari ayahnya, dari Nabi SAW, beliau bersabda,  “Pasukan berkuda kami yang terbaik adalah Abu Qatadah, sedangkan pasukan pejalan kaki kami yang terbaik adalah Salamah bin Al Akwa’.”

Ibnu Tumart

Dia adalah Seorang ahli fikih, ushul, seorang yang zuhud, julukannya adalah Asy-Syaikh Al Imam Abu Abdillah Muhammad bin Abdullah bin tumart Al Barbari Al Mashmudi Al Harghi. Dia muncul di Maroko, mengaku sebagai keturunan Ali dari Hasan, dia adalah Imam Mahdi yang ma’shum dan dia adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdurrahman bin Hud bin Khalid bin Tamam bin Adnan bin Shafwan bin Jabir bin Yahya bin Rabah bin Yasar bin Al Abbas bin Muhammad bin Al Hasan bin Al Imam Ali bin Abu Thalib. Dia pergi dari Sus Al Aqsha menuju timur. Dia menunaikan ibadah haji, belajar fikih dan menguasai beberapa disiplin ilmu. Dia adalah sosok yang gemar menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Dia orang yang besar jiwanya, berani, berwibawa, pejuang kebenaran, bersikeras untuk mendapat kekuasaan, dan menyimpang dalam kepemimpinannya. Dia sosok yang berwibawa, agung, dan disegani. Para pengikutnya mematuhinya. Mereka menguasai banyak kota dan mengalahkan banyak raja. Dia belajar dari Ilkiya Al Harrasi dan Ab...