Skip to main content

As-Sam’ani


Dia adalah seorang imam, hafizh, satu-satunya yang terpercaya, seorang ahli hadits dari Khurasan, dia adalah Abu Sa’ad Abdul Karim bin Al Imam Al Hafizh An-Naqid Abu Bakar Muhammad bin Al Alamah, mufti Khurasan Abu Al Muzhaffar Manshur  At-Tamimi As-Sam’ani Al Khurasani Al Marwazi, pemilik karya yang banyak.

Dia dilahirkan di Marwa pada tahun 506. Tidak terhitung negeri dan Syaikh  tempat dia menimba ilmu.

Dia belajar di Amul Thabaristan, Abiward, Isfirayin, Al Anbar, Bukhara, Bastham, Bashrah, Baghsyur, Balakh, Tarmidz, Jurjan, Halb, Hamat, Hamshin, Khartank di dekat makam Al Bukhari, Khusriwajird, Ar-Rayy, Sarkhas, Samarkand, Hamadzan, Harat, Al Haramain, Kufah, Thus, Al Madain, Biqa’ dan beberapa daerah lain yang panjang untuk disebutkan, dia sempat mengunjungi Al Quds dan Al Khalil dimana daerah tersebut berada di bawah kekuasaan asing. Menyusun strategi untuk mengancam mereka, dimana hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh para ulama salaf dan tidak pula oleh Ibnu Asakir.

Dia dikenal memiliki watak yang baik, ingatan yang tajam, pemahaman yang cepat, tulisan yang kuat dan cepat. Dia meluangkan waktu untuk mengajar, memberi fatwa dan petuah serta membimbing keluarganya. Mereka memberinya gelar bapaknya Taaj Al Islam. Bapaknya juga bergelar Mu’in Ad-Din.

Ibnu An-Najjar berkata, “Aku mendengar seseorang menyebutkan bahwa jumlah guru Abu Sa’ad sekitar tujuh ribu Syaikh. Dia berkata, ‘Jumlah ini belum pernah dicapai oleh seorangpun. Dia seseorang yang memiliki karya indah, syair dan lirik lagu. Mempunyai sifat lembut, baik, hafizh, sering melakukan perjalanan, terpercaya, jujur dan taat agama. Banyak di antara para Syaikh  dan sahabatnya yang belajar darinya’.”

Al Hafizh Abu Sa’ad meninggal pada tahun 562 H, di Marwa pada usia 56 tahun.

Comments

Popular posts from this blog

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Abu Qatadah Al Anshari As-Sulami

Dia dikenal sebagai ksatria berkuda Rasulullah SAW, yang turut dalam perang Uhud dan perjanjian Hudaibiyah.  Dia bernama asli Al Harits bin Rib’i, Ali Ash-Shahih. Iyas bin Salamah bin Al Akwa’ meriwayatkan dari ayahnya, dari Nabi SAW, beliau bersabda,  “Pasukan berkuda kami yang terbaik adalah Abu Qatadah, sedangkan pasukan pejalan kaki kami yang terbaik adalah Salamah bin Al Akwa’.”

Ibnu Tumart

Dia adalah Seorang ahli fikih, ushul, seorang yang zuhud, julukannya adalah Asy-Syaikh Al Imam Abu Abdillah Muhammad bin Abdullah bin tumart Al Barbari Al Mashmudi Al Harghi. Dia muncul di Maroko, mengaku sebagai keturunan Ali dari Hasan, dia adalah Imam Mahdi yang ma’shum dan dia adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdurrahman bin Hud bin Khalid bin Tamam bin Adnan bin Shafwan bin Jabir bin Yahya bin Rabah bin Yasar bin Al Abbas bin Muhammad bin Al Hasan bin Al Imam Ali bin Abu Thalib. Dia pergi dari Sus Al Aqsha menuju timur. Dia menunaikan ibadah haji, belajar fikih dan menguasai beberapa disiplin ilmu. Dia adalah sosok yang gemar menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Dia orang yang besar jiwanya, berani, berwibawa, pejuang kebenaran, bersikeras untuk mendapat kekuasaan, dan menyimpang dalam kepemimpinannya. Dia sosok yang berwibawa, agung, dan disegani. Para pengikutnya mematuhinya. Mereka menguasai banyak kota dan mengalahkan banyak raja. Dia belajar dari Ilkiya Al Harrasi dan Ab...