Skip to main content

Haritsah bin An-Nu’man


cara-global.blogspot.com: Dia bernama Ibnu Naf’in Al Khazraji An-Najjari.

Dia termasuk pejuang perang Badar dan perang-perang lainnya. Kami tidak tahu apakah dia meriwayatkan hadits atau tidak, namun yang jelas dia sahabat yang gemar memberi utang dan dermawan, serta berbakti kepada ibunya.


Diriwayatkan dari Haritsah, dia berkata, “Semasa hidupku aku pernah melihat Jibril 2 kali. Pertama saat perang Shaurain,178 ketika Rasulullah SAW keluar ke bani Quraizhah. Jibril melewati kami dalam wujud seorang komandan pasukan, kemudian memerintah kami untuk membawa senjata. Kedua saat penguburan jenazah, ketika kami kembali dari perang Hunain. Aku lewat saat Jibril sedang berbicara dengan Nabi SAW, sehingga aku tidak mengucapkan salam. Ketika Jibril berkata, ‘Siapa ini Muhammad?’ Nabi menjawab, ‘Dia Haristah bin An-Nu’man’. Jibril berkata, ‘Sesungguhnya dia termasuk 100 orang yang sabar dalam perang Hunain yang rezekinya ditanggung Allah di surga. Seandainya dia tadi mengucapkan salam  maka aku pasti menjawabnya’.” 

Haristah hidup sampai masa kekuasaan Mu’awiyah.

Haristah adalah sahabat yang pernah diceritakan Rasulullah SAW, “Ketika aku masuk surga, aku mendengar seseorang membaca Al Qur`an, maka aku bertanya, ‘Siapa itu?’ Ada yang menjawab, ‘Haristah’.”
Nabi SAW kemudian berkata, “Semua itu terjadi karena baktinya.” 
Itu karena dia dikenal sangat berbakti kepada ibunya. 

sumber: an-nubala

Comments

Popular posts from this blog

Wa`il bin Hujur bin Sa’ad

Dia adalah Abu Hunaidah Al Hadrami, seorang bangsawan dan pembesar kaumnya. Dia pernah menjadi utusan. Dia juga meriwayatkan hadits. Ketika Mu’awiyah datang ke Kufah, dia menemui Mu’awiyah lalu membai’atnya. Diriwayatkan oleh Alqamah bin Wa‘il dari ayahnya, bahwa Wa‘il pernah mengirim seorang delegasi kepada Rasulullah SAW, sehingga beliau memberinya sebidang tanah. Beliau menyuruh Mu’awiyah bin Abu Sufyan agar ikut bersamanya untuk menunjukkan tanah tersebut.

Abu Qatadah Al Anshari As-Sulami

Dia dikenal sebagai ksatria berkuda Rasulullah SAW, yang turut dalam perang Uhud dan perjanjian Hudaibiyah.  Dia bernama asli Al Harits bin Rib’i, Ali Ash-Shahih. Iyas bin Salamah bin Al Akwa’ meriwayatkan dari ayahnya, dari Nabi SAW, beliau bersabda,  “Pasukan berkuda kami yang terbaik adalah Abu Qatadah, sedangkan pasukan pejalan kaki kami yang terbaik adalah Salamah bin Al Akwa’.”

Ibnu Tumart

Dia adalah Seorang ahli fikih, ushul, seorang yang zuhud, julukannya adalah Asy-Syaikh Al Imam Abu Abdillah Muhammad bin Abdullah bin tumart Al Barbari Al Mashmudi Al Harghi. Dia muncul di Maroko, mengaku sebagai keturunan Ali dari Hasan, dia adalah Imam Mahdi yang ma’shum dan dia adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdurrahman bin Hud bin Khalid bin Tamam bin Adnan bin Shafwan bin Jabir bin Yahya bin Rabah bin Yasar bin Al Abbas bin Muhammad bin Al Hasan bin Al Imam Ali bin Abu Thalib. Dia pergi dari Sus Al Aqsha menuju timur. Dia menunaikan ibadah haji, belajar fikih dan menguasai beberapa disiplin ilmu. Dia adalah sosok yang gemar menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Dia orang yang besar jiwanya, berani, berwibawa, pejuang kebenaran, bersikeras untuk mendapat kekuasaan, dan menyimpang dalam kepemimpinannya. Dia sosok yang berwibawa, agung, dan disegani. Para pengikutnya mematuhinya. Mereka menguasai banyak kota dan mengalahkan banyak raja. Dia belajar dari Ilkiya Al Harrasi dan Ab...