Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2011

Tarikh Ath-Thabari

Al hamdullilah kami ucapkan sebagai rasa syukur kami kepada Allah SWT yang telah banyak memberikan kemudahan dalam proses terjemah dan editing kitab Shahih Tarikh Ath-Thabari ini. Salam dan shalawat kita mohonkan kepada Allah SWT, semoga tercurah pada sang penyelamat manusia dari era kegelapan kepada era pencerahan, Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya, serta orang-oarang yang mengikuti jejak mereka. "Orang yang bijak adalah orang yang tidak melupakan sejarahnya". Itulah untaian kata bijak yang sering kita dengar manakala hendak membahas sejarah yang berisi kumpulan peristiwa kejayaan dan kehancuran suatu bangsa dalam kurun waktu tertentu. Tidak terkecuali Islam, sebagai sebuah ajaran dan ideologi yang memiliki sejarah unik, yang menjadi potret manifestasi dari ajaran dan ideologi tersebut. Salah satu buku yang menjadi ensiklopedi sejarah Islam lengkap adalah karya Imam Abu Ja'far Ath-Thabari yang berjudul Shahih Tarikh Ath-Thabari , yang berisikan ...

Shuhaib bin Sinan

Dia adalah Abu Yahya An-Namir bin Qasith. Dia dikenal dengan sebutan Ar-Rumi karena ia pernah tinggal di Romawi beberapa waktu.  Dia adalah penduduk Al Jazirah yang ditawan di sebuah desa yang bernama Ninawa. Ayah dan pamannya bekerja untuk Kisra. Kemudian dia dibawa ke Makkah lalu dibeli oleh Abdullah bin Jud’an Al Qurasyi At-Taimi. Dia termasuk As-Sabiquna Al Awwalun dan pejuang perang Badar. Selain itu, dia sosok yang terpandang dan berwibawa. Ketika Umar terkena musibah, dia meminta Shuhaib untuk memimpin shalat jamaah bersama kaum muslim, hingga para dewan musyawarah sepakat untuk menjadikannya sebagai imam karena sifatnya yang mulia dan pemaaf. Dia merupakan sahabat yang berusaha menghindar dari fitnah, dan hal ini sesuai dengan keadaannya. Diriwayatkan dari Al Hasan, bahwa Rasulullah SAW bersabda,                ØµُÙ‡َÙŠْبٌ سَابِÙ‚ُ الرُّÙˆْÙ…ٍ “Shuhaib adalah pendahulu Romawi.”  Hal ini dijelaskan dalam riwayat yang shahih...

Abdullah bin Hudzafah

Dia adalah Ibnu Qais, Abu Hudzafah As-Sahmi, salah satu As-Sabiqun Al Awwalun.  Dia termasuk sahabat yang ikut hijrah ke Habsyah dan dikirim oleh Nabi SAW sebagai delegasi untuk menemui Kisra, Raja Persia. Ketika dia pergi ke Syam sebagai seorang mujahid, dia ditawan oleh orang-orang Qaisariyah lalu dibawa kepada pemimpin mereka, lantas dipaksa untuk keluar dari agamanya, tetapi dia tetap memegang teguh agamanya. Diriwayatkan dari Abu Salamah, bahwa Abdullah bin Hudzafah pernah melaksanakan shalat dengan mengeraskan suaranya, maka Nab SAW bersabda, “Wahai Hudzafah, engkau tidak perlu memperdengarkan bacaan shalat ini kepadaku, akan tetapi perdengarkanlah kepada Allah.” Diriwayatkan dari Umar bin Hakam bin Tsauban, bahwa Abu Sa’id berkata: Rasulullah SAW pernah mengutus sebuah pasukan yang dipimpin oleh Alqamah bin Al Mujazziz, dan aku termasuk di dalamnya. Kami pun berangkat. Manakala kami berada di tengah perjalanan, beberapa orang dari kami meminta izin dari Alqamah, d...

Ubadah bin Ash-Shamit

Dia adalah Ibnu Qais.Abu Al Walid Al Anshari. Dia adalah sosok pemimpin, panutan, salah seorang pemimpin pada malam Aqabah, dan pejuang perang Badar. Dia bertempat tinggal di Baitul Maqdis. Selain itu, dia mengikut seluruh peperangan yang pernah diikuti Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Ishaq bin Qabishah bin Dzu‘aib, dari ayahnya, bahwa Ubadah tidak mengakui apa pun dari Mu’awiyah, dia berkata, “Aku tidak akan menempatkanmu di bumi.” Setelah itu dia pergi ke Madinah. Sesampainya di Madinah Umar bertanya kepadanya, “Apa yang membuatmu datang kemari?” Dia kemudian menceritakan kepadanya tentang perbuatan Mu’awiyah. Mendengar itu, Umar berkata kepadanya, “Kembalilah ke tempatmu, sehingga Allah tidak memburukkan daerah yang tidak dihuni olehmu dan orang-orang seperti dirmu. Dia juga tidak berhak memerintahmu.” Diriwayatkan dari Ismail bin Ubaid bin Rifa’ah, dari ayahnya, bahwa rombongan unta yang membawa khamer melewati Ubadah bin Ash-Shamit ketika dia sedang berada di Syam. ...

Salman Al Farisi

Al Hafizh Abu Al Qasim, Ibnu A’sakir berkata, “Dia adalah Salman bin Al Islam, Abu Abdullah Al Farisi, ksatria berkuda yang pertama kali masuk Islam, sahabat Nabi SAW. Ia mengabdi kepada beliau dan meriwayatkan hadits darinya.” Diriwayatkan dari Utsman bin Ruwain, dari Al Qasim Abu Abdurrahman, dia berkata: Salman Al Farisi datang kepada kami dan menjadi imam shalat Zhuhur, kemudian manusia berbondong-bondong menemuinya seperti halnya menemui seorang khalifah. Kami juga menemuinya dan beliau mengerjakan shalat Ashar bersama sahabat-sahabatnya. Dia berjalan, kemudian kami berhenti untuk mengucapkan salam kepadanya. Tidak ada seorang pembesar pun di antara kami kecuali menawarkan agar dia sudi singgah di rumahnya. Namun Salman menolak dengan berkata, “Aku sudah berjanji kepada diriku untuk singgah di rumah Basyir bin Sa’ad.”  Ketika sampai, dia bertanya tentang Abu Ad-Darda`. Mereka berkata, “Dia sedang berdzikir.” Dia berkata, “Di mana tempat dzikir kalian?” Mereka menjawab, ...

Abdullah bin Mas’ud

Dia adalah Abu Abdurrahman Al Hudzali Al Makki Al Muhajirin Al Badri, pemimpin bani Zuhrah. Dia sosok imam yang memiliki segudang ilmu dan berpemahaman mendalam. Dia termasuk salah sahabat yang pertama kali masuk Islam, penghulu para ulama, pejuang perang Badar, sahabat yang melakukan hijrah dua kali, memperoleh harta rampasan pada waktu perang Yarmuk, memiliki banyak keistimewaan, dan banyak meriwayatkan ilmu. Al A’masy meriwayatkan dari Ibrahim, dia berkata, “Abdullah adalah orang yang lembut dan cerdas.” Aku berkata, “Dia termasuk ulama yang cerdas.” Ibnu Al Musayyib berkata, “Aku melihat Ibnu Mas’ud sebagai pria berperut besar dan berlengan kekar.” Diriwayatkan dari Nuwaifa’ —pembantu Ibnu Mas’ud—, dia berkata, “Abdullah termasuk orang yang selalu berpakaian rapi dan putih, serta selalu memakai minyak wangi.” Abdullah berkata, “Engkau telah melihat kami menjadi orang keenam dari enam orang dan tidak ada di muka bumi pada saat itu seorang muslim selain kami.” Diri...

Mu’adz bin Jabal

Dia adalah putra Amr, seorang pemimpin dan imam, Abu Abdurrahman Al Anshari, Al Khazraji, Al Madani, Al Badri. Ia merupakan salah satu sahabat yang mengikuti bai’at Aqabah dalam usia yang sangat muda. Mu’adz masuk Islam pada usia 28 tahun. Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda,  “Belajarlah Al Qur`an kepada empat orang, yaitu Ibnu Mas’ud, Ubai, Mu’adz bin Jabal, dan Abu Hudzaifah.” Diriwayatkan dari Anas secara marfu, dia berkata, “Umatku yang paling penuh cinta kasih kepada umatku adalah Abu Bakar, yang paling keras dalam memegang agama Allah adalah Umar, yang paling malu adalah Utsman, yang paling mengetahui masalah halal dan haram adalah Mu’adz, dan yang paling taat adalah Zaid. Setiap umat memiliki kepercayaan, dan kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah.” Diriwayatkan dari Al Harits bin Amr Ats-Tsaqafi, dia berkata: Sahabat-sahabat kami menceritakan kepada kami tentang Mu’adz, mereka berkata, “Ketika Nabi SAW mengutusku ke Yama...

Berita tentang Najasyi

Dia bernama Ashhamah, Raja Habasyah (Ethopia), dan termasuk kelompok sahabat. Selain termasuk orang yang baik keislamannya, ia tidak pernah berhijrah dan tidak pernah melihat Rasulullah SAW. Dia seorang tabi’in di satu sisi dan seorang sahabat di sisi yang lain.  Dia meninggal pada masa Nabi SAW masih hidup, dan umat Islam yang tidak menghadiri jenazahnya menshalatinya dengan shalat ghaib. Dalam hadits dijelaskan bahwa Rasulullah SAW hanya mengerjakan shalat ghaib untuk Najasyi, karena Najasyi meninggal di tengah-tengah komunitas Nasrani dan ketika itu tidak ada seorang pun umat Islam yang menshalatinya, karena para sahabat yang hijrah di tempatnya telah pulang dan hijrah ke Madinah pada waktu perang Khaibar. Diriwayatkan dari Ummu Salamah, istri Nabi SAW, dia berkata, “Ketika kami singgah di negri Habasyah, kami tinggal bersama tetangga yang paling baik, yaitu Najasyi, yang beriman kepada agama kami. Kami menyembah Allah tanpa pernah diganggu dan tidak pernah mendengar sesu...

Ammar bin Yasir

Dia adalah Ibnu Amir bin Malik, dan bani Malik bin Udad dari Madzhij. Dia dikenal sebagai seorang imam besar, Abu Al Yaqdzan Al Anasi Al Makki, pembantu bani Makhzum. Ia orang yang pertama kali masuk Islam, dan pemimpin dalam perang Badar.  Ibunya bernama Sumayyah, pembantu perempuan bani Makhzum, termasuk pembesar shahabiyat. Ibnu Sa’ad berkata, “Orang tua Ammar, Yasir bin Amir, kedua saudaranya, Al Harits, dan Malik dari Yaman, datang ke Makkah untuk mencari saudara mereka. Kedua saudaranya kemudian pulang, sedangkan Yasir tetap tinggal. Dia lalu mengabdi kepada Abu Hudzaifah bin Al Mughirah bin Abdullah bin Amr bin Makhzum, lantas dinikahkan dengan seorang budak miliknya bernama Sumayyah binti Khubbath, hingga dikaruniai seorang putra bernama Ammar. Setelah memerdekakannya, tak lama kemudian Abu Hudzaifah meninggal. Ketika Allah menurunkan agama Islam, Ammar, kedua orang tuanya, dan saudaranya, Abdullah, masuk Islam. Diriwayatkan dari Abdullah bin Salimah, dia berka...

Syaikh Abdul Qadir

Dia adalah Syaikh dan Imam yang alim, Zahid, Arif, dijadikan panutan, Syaikh  Islam, sumber ilmu para wali, pemelihara syariat, dia bernama Abu Muhammad, Abdul Qadir bin Abu Shalih Abdullah bin Junki Dausat Al Jaili Al Hanbali, Syaikh  Baghdad. Lahir di Jailan130 pada tahun 471 H. As-Sam’ani berkata, “Abdul Qadir -berasal dari Jailan- adalah seorang Imam dan Syaikh  madzhab Hanbali pada masanya, seorang fakih yang shalih, wara’, dermawan, banyak berzikir, senantiasa berpikir, mudah menangis. Beliau tinggal di Bab Al Azaj di suatu madrasah yang didirikan untuknya. Banyak orang berkunjung kepadanya, dia biasa keluar dan duduk bersama para sahabatnya, mereka berusaha mengkhatamkan Al Qur’an, kemudian dia menyampaikan yang sama sekali tidak ku pahami, dan yang lebih mengherankan adalah bahwa para sahabat tersebut mampu mengulang pelajaran yang telah disampaikan hingga seakan-akan mereka memahami benar apa yang disampaikan oleh karena perkataan dan penjelasannya seperti ...

Ibnu Hubairah

Dia adalah seorang menteri yang sempurna, imam yang pandai lagi adil, penolong agama, kepercayaang Khalifah, Abu Al Muzhaffar Yahya bin Muhammad bin Hubairah, As-Syaibany, Ad-Duri Al Iraki Al Hanbali, seorang penulis buku. Dia lahir pada tahun 499 H. Ibnu Al Jauzi berkata, “Dia selalu berusaha mengikuti jalan yang benar, berhati-hati dari perbuatan zhalim, tidak memakai pakaian sutera, dia telah berjuang keras untuk mengangkat keagungan pemerintah, bertindak tegas terhadap kelompok yang berseberangan dengan beragam cara, mengatasi segala urusan kerajaan Saljuq, dia selalu membicarakan kenikmatan Allah SWT, dalam jabatan yang sedang dipegangnya, dia sering mengingat-ingat kefakiran masa lalunya. Dia berkata, “Suatu hari aku pernah menetap di Dijlah, waktu itu aku tidak mempunyai satu roti pun untuk bertahan hidup. Dia dikenal banyak mendatangi majlis para ulama dan orang-orang fakir, dan memberikan harta untuk mereka, setahun telah berlalu sedang dia mempunyai banyak hutang, dia b...