Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2011

Nuruddin

Dia adalah Penguasa Syam, raja yang Adil, dia adalah Nuruddin Nasir pemimpin kaum mukmin, seorang raja yang bertakwa, singa Islam, Abu Al Qasim Mahmud bin Al Atabak, penguasa negeri Abi Sa’id Zanki bin Al Amir Al Kabir Aqsunkur As-Sulthani Al Maliksyah. Dilahirkan pada tahun 511 H. Nuruddin adalah seorang pembawa panji keadilan dan perjuangan, sedikit orang seperti dirinya, pengepung Damaskus lalu menguasainya dan mendudukinya selama 20 tahun. Dia telah membangun madrasah di Halb, Hamash, Albak. Membangun masjid dan menyulap negeri Damaskus menjadi daerah yang disegani dan ditakuti. Dia membangun benteng, memperluas pasar, kemudian merebut Banias dan Al Munaithir.134 Beberapa kali mengalahkan pasukan asing (penjajah) serta membuat mereka takluk dan hina. Dia seorang pahlawan pemberani nan berwibawa, pandai memanah, berpenampilan menarik yang taat ibadah, takwa dan wara’ menolak untuk bersaksi, juru tulisnya bernama Abu Al Yusr pernah mendengarnya memohon kepada Allah ...

Ibnu Al Khasysyab

Dia adalah seorang syaikh, imam para ulama, ahli Hadits, Imam Nahwu, dia adalah Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad bin Ahmad Al Baghdadi bin Al Khasysyab, dialah pencetus matsal dalam bahasa arab sampai dikatakan bahwa dirinya sederajat dengan Ali Al Farisi. Pada masanya dia unggul dalam Ilmu bahasa, dia telah menulis banyak karya dengan indah dan baik, mempunyai pendengaran yang baik hingga dia sering membacakan untuk temannya. Dia memiliki sejumlah karya yang tidak terhitung yang telah menelurkan banyak ahli Nahwu. As-Sam’ani berkata, “Dia seorang pemuda yang sempurna dan unggul. Mempunyai pengetahuan yang sempurna dalam adab, bahasa, nahwu dan ilmu hadits. Membaca hadits dengan baik, benar, cepat dan dapat dipahami dan didengarkan oleh banyak orang. Dia telah menguasai kaidah-kaidah dasar dari berbagai segi yang sulit. Aku banyak mendengar bacaannya, dia sangat gemar membaca sepanjang hari tanpa makan.” Aku mendengar Abu Syuja’ Al Basthami berkata, “Ali bin Al Khasysyab m...

As-Sam’ani

Dia adalah seorang imam, hafizh, satu-satunya yang terpercaya, seorang ahli hadits dari Khurasan, dia adalah Abu Sa’ad Abdul Karim bin Al Imam Al Hafizh An-Naqid Abu Bakar Muhammad bin Al Alamah, mufti Khurasan Abu Al Muzhaffar Manshur  At-Tamimi As-Sam’ani Al Khurasani Al Marwazi, pemilik karya yang banyak. Dia dilahirkan di Marwa pada tahun 506. Tidak terhitung negeri dan Syaikh  tempat dia menimba ilmu. Dia belajar di Amul Thabaristan, Abiward, Isfirayin, Al Anbar, Bukhara, Bastham, Bashrah, Baghsyur, Balakh, Tarmidz, Jurjan, Halb, Hamat, Hamshin, Khartank di dekat makam Al Bukhari, Khusriwajird, Ar-Rayy, Sarkhas, Samarkand, Hamadzan, Harat, Al Haramain, Kufah, Thus, Al Madain, Biqa’ dan beberapa daerah lain yang panjang untuk disebutkan, dia sempat mengunjungi Al Quds dan Al Khalil dimana daerah tersebut berada di bawah kekuasaan asing. Menyusun strategi untuk mengancam mereka, dimana hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh para ulama salaf dan tidak pula oleh I...

Ummu Kultsum

Dia adalah putri Uqbah bin Mu’ith dan termasuk wanita yang ikut hijrah ke Madinah. Dia masuk Islam dan berbai’at, tetapi dia tidak siap untuk hijrah sampai tahun 7 Hijriyah. Dia hijrah pada saat terjadi perdamaian Hudaibiyyah. Setelah itu diikuti oleh saudaranya, Al Walid dan Umarah. Ketika sampai di Madinah mereka berkata, “Ya Muhammad, kami mempunyai persyaratan.” Ummu Kultsum berkata, “Ya Rasulullah, apakah engkau akan mengembalikanku kepada orang-orang kafir yang menyesatkanku dari agamaku sehingga aku tidak sabar, sedangkan keadaan perempuan sangat lemah.”  Allah SWT pun menurunkan firman-Nya,   “Jika datang kepada kalian orang-orang mukminat yang hijrah maka ujilah mereka ….” (Qs. Al Mumtahanah [60]: 10-11).  Beliau lalu bersabda “Allah tidak mengeluarkanmu sekalian kecuali karena cinta kepada Allah, Rasulullah, dan agama Islam. Apakah kalian keluar karena suami atau harta? Jika kalian berkata seperti itu berarti kalian tidak kembali kecuali kepada kekaf...

Shafiyyah (Bibi Rasulullah SAW)

Dia adalah putri Abdul Muththalib dari bani Hasyim. Dia saudara kandung Hamzah, ibu penolong Nabi SAW, Az-Zubair, dan ibunya berasal dari bani Zuhrah.  Dia menikah dengan Al Harits, saudara Abu Sufyan bin Harabi, tetapi dia meninggal dunia. Kemudian dia dinikahi oleh Al Awwam, saudara Khadijah binti Khuwailid, lalu melahirkan seorang putra bernama Az-Zubair, As-Sa‘ib, dan Abdul Ka’bah.  Yang benar adalah, tidak ada di antara bibi-bibi Nabi SAW yang masuk Islam kecuali Shafiyyah. Dia pernah disakiti oleh saudaranya, Hamzah, tetapi dia tetap sabar dan tabah. Dia juga termasuk wanita yang pertama kali hijrah.  Shafiyyah meninggal tahun 20 Hijriyah dan dimakamkan di Baqi’ saat berusia sekitar 70 tahun.

Saudah Ummul Mukminin

Dia adalah putri Zam’ah bin Qais Al Quraisyiyyah Al Amiriyyah.  Dia orang yang pertama kali dinikahi oleh Nabi SAW setelah Khadijah dan beliau hanya menikah dengannya selama kurang lebih 3 tahun atau lebih, hingga beliau menggauli Aisyah.  Saudah adalah sosok wanita yang baik dan mulia. Ia bertubuh gemuk.  Saudah pertama kali menikah dengan As-Sakran bin Amr, saudara Suhail bin Amr Al Amiri. Saudah juga istri Nabi SAW yang selalu memberikan gilirannya kepada Aisyah untuk membahagiakan hati Rasulullah SAW, dan dia memang wanita yang tidak begitu tertarik dengan laki-laki.  Diriwayatkan dari Aisyah, dia berkata, “Aku tidak pernah melihat seorang wanita yang aku senangi untuk dijadikan pendampingku selain Saudah.” Diriwayatkan oleh Ibrahim, bahwa Saudah pernah berkata, “Wahai Rasulullah, tadi malam saat aku shalat di belakangmu, lalu engkau ruku, aku memegang hidungku, karena aku takut darah menetes dari hidungku.” Mendengar itu, Rasulullah SAW ter...

Juwairiyyah Ummul Mukminin

Dia adalah putri Al Harits bin Abu Dhirar, yang berasal dari keturunan bani Mushthaliq. Dia ditawan dalam perang Al Muraisi’ tahun 5 Hijriyah dan namanya adalah Barrah, lalu diganti. Dia termasuk wanita yang cantik dan ayahnya seorang tokoh yang ditaati.  Ibnu Sa’ad dan lainnya berkata, “Dia keturunan bani Mustaliq dari Khuza’ah dan suaminya, sebelum masuk Islam, adalah keponakannya sendiri bernama Musafi’ bin Sofwan bin Abu As-Syufar. Ayahnya yang bernama Al Harits menemui Nabi SAW kemudian menyatakan masuk Islam. Diriwayatkan dari Juwairiyah, dia berkata, “Rasulullah SAW menikahiku ketika aku berumur 20 tahun.” Dia wafat tahun 50 Hijriyah.  Diriwayatkan dari Juwairiyah, bahwa Nabi SAW menemuinya pada hari Jum’at ketika dia (Juwairiyah) sedang berpuasa. Rasululllah SAW bertanya kepadanya, “Apakah kemarin kamu puasa?” Dia berkata, “Tidak.” Kemudian beliau bertanya, “Apakah kamu besok ingin berpuasa?” Juwairiyah menjawab, “Tidak.” Beliau pun bersabda, “Kalau ...

Ummu Kultsum binti Rasulullah SAW

Dia adalah putri keempat Rasulullah SAW. Ada yang mengatakan bahwa Utbah bin Abu Lahab pernah menikahinya kemudian menceraikannya.  Dia masuk Islam, lalu hijrah setelah Nabi SAW. Ketika saudara perempuannya (Ruqayyah) meninggal, dia dinikahi oleh Utsman —saat itu dia masih perawan— pada bulan Rabi’ul Awal tahun 3 Hijriyah, tetapi tidak menghasilkan keturunan.  Dia meninggal pada bulan Sya’ban tahun 9 Hijriyah. Istri–Istri Nabi SAW Az-Zuhri mengatakan bahwa Nabi SAW menikahi 12 wanita Arab yang sudah berstatus janda.  Diriwayatkan dari Qatadah, dia berkata, “Beliau menikahi 15 wanita: 6 dari golongan Quraisy (salah satunya dari sekutu Quraisy) dan 7 wanita Arab (salah satunya dari bani Israil).” Istri beliau adalah Khadijah, Saudah, Aisyah, Ummu Salamah, Hafshah, Zainab binti Jahsy, Juwairiyah, Ummu Habibah, Shafiyyah, Maimunah, Fatimah binti Syuraih, kemudian beliau menikahi Zainab binti Khuzaimah, Hindun binti Yazid, Asma` binti An-Nu’man, Qutailah (sau...